Bagian-bagian mesin ketik

Secara umum dapat di ketahui bahwa mesin tik itu dapat di bagi menjadi 3 bagian yaitu :

  1. Gandaran
  2. Kerangka Mesin Tik
  3. Papan Tuts

Bagian mesin tik penting kita ketahui terlenih dahulu sebelum memulai mengetik. Apabila penutup mesin tik kita buka maka terlihat mesin tik itu tersendiri ada bagian-bagian dan alat-alat yang mempunyai fungsi tersendiri.

a.   Gandaran

ialah bagian mesin tik yang berjaten di atas rel mesin, dapat di gerakkan atau di sorong kekanan dan kekiri, gandaran ini terdiri dari bagian-bagian antara lain :

1).      Rol (Siangan,Cylinder,Roller)

Gunanya untuk menggulung kertas dan berfungsi sebagai bantalan     tuts yang di hentak dengan kondisi fleksibel bantalan rol tersebut dan sejenis karet sentesis yang tahan lama.

2).      Penuntun kertas (paper Guide)

Gunanyya sebagai pedoman sisi/pinggir kiri atas pada kertas, terbuat dari logam putih atau plastic mengkilat dan dapat di geser- geser tempatnya.

3).      Skala Penuntun Kertas ( Paper Guide Scale)

Gunannya untuk menekan dan mengetahui lebar kertas yang di pakai.

4).      Penjepit Kertas (Paper Holder/Bail)

Gunannya untuk menekan kertas agar rapat pada rol

5).      Tombol Penggulung ( Platen Knobs)

Alat ini terletak pada ujung kiri dan kanan dari rol. Bentuknya bulat dan pinggirnya bergerigi. Gunanyya untuk memutar rol ke muka atau ke belakang.

6).      Pembebas Gandaran

Terletak di sebelah kanan dan kiri gandaran. Dengan menekan alat ini maka gandaran akan bebas dan mudah untuk di gerakkan ke kanan dan kekiri.

7).      Papan kertas

Letaknya di sepanjang gandaran , gunanya untuk :

a). untuk mengetahui lebar kertas

b). sebagai tempat meletakkan kertas pada waktu di pasang ke dalam mesin tik

8).      Pemegang kertas

Alat ini di peruntukkan buat memegang kertas dengan tepat pada rol.

9).      Kait

Terbuat dari logam mempunyai tangkai, terletak di sebelah kiri gandaran gunanya untuk :

a). membentuk garis baru atau paragraph

b). menolak gandaran kekanan secara otomatis menarik kertas ke atas.

10).  Mistar kertas

Terletak di atas rol sepanjang gandaran dan mempunyai skala. Gunannya untuk mengukur dan mengetahui lebar kertas yang di pakai dan menempatkan titik tengah pengetikan.

11).  Pengatur jarak bans

Gunannya untuk mengatur jarak baris tertentu yang kita kehendaki. Pengatur jarak pada mesin tik untuk portable dan semi standar terdapat jarak 1, 1% dan 2, sedangkan pada mesin tik bentuk standard terdapat jarak 1, 11/2, 2½, dan 3.

12).  Pembebas rol

Terletak di sebelah kiri gandaran , yang bentuknya hamper sama dengan pembebas kertas. Gunannya untuk membebaskan rol dan gerigi jarak baris, sehingga rol dapat di putar dengan bebas. Pembebas rol ini di gunakan terutama untuk mengetik pada keretas bergaris.

13).  Pembebas jarak baris

Terletak di ujung tombol penggulung sebelah kiri. Dalam pemakaiannya alat ini  ada yang di tarik keluar dan ada pula ke dalam. Alat ini sifatnya hanya membebaskan sementara.

14).  Penekan segi

Alat ini terletak di belakang kertas , banyaknya dua buah. Gunannya untuk member batas kiri dan kanan kertas yang akan di ketik. Sedangkan cara penggunaanya :

a). dengan jalan menarik alat margin, sehingga secara otomatis pasak garis  pinggir terkunci pada ukuran yang di tentukan.

b). dengan jalan menekan dan menggesr penekan segi tersebut pada ukuran yang di tentukan.

15).  Papan penghapus

Gunannya sebagai landasab untuk menghapus kesalahan tanpa perlu melepaskan kertas dari papan tulis.

16).  Penunjuk panjang kertas

Gunannya untuk menunjukkan batas akhir ketikan dari panjang kertas , supaya jangan terlanjur penegak kertas tersebut dari mica dan mempunyai skala.

17).  Papan spasi (Space bar). Supaya diantara  tiap-tiap perkataan yang    diketik ada

renggangnya, maka dalam tiap-tiap perkataan harus digunakan satu spasi, yaitu dengan menekan papan spasi satu kali. Jadi nantinya perkataan-perkataan yang diketik tidak berdempatan satu sama lainnya.

18).  Pembebas batas ketik (marginal release), walaupun kereta sudak tidak dapat bergerak lagi bila diketik, artinya sudah sampai ke batas ketikan, tetapi kalau alat ini ditekan, kita masih dapat mengetik dua ketikan lagi. Jadi alat ini dipergunakan bila kereta sudah sampai ke batas ketik, sedang  bahan yang kita ketik masih  kurang satu atau dua hurup lagi.

b. Kerangka Mesin Tik

Kerangka meliputi keseluruhan bagian di bawah ini gandaran sampai ke bagian depan dari papan tuts. Bagian ini umumnya mempunyai tutup yang bla di buka akan terlihat di dalamnya 2 buah gulungan pita mesin tulis. Tutup ini terbuat dari plat besi atau bahan plastic. Pada bagian ini terdapat alat-alat yang perlu di ketahui :

1). Penuntun titik pengetikkan

Gunannya alat penuntun ini ialah menunjukkan bahwa setiap ketikan yang di lakukan akan jatuh pada titik ketikan yang berbentuk V terbalik.

2). Pemegang label dan kartu

Gunannya untuk menekan/ memegang label, kartu ataupun amplop dengan baik dan merapat pada rol. Letaknya pemegang ini di samping kiri dan kanan penuntun titik pengetikkan.

3). Pemegang pita mesin

Terletak di bagian tengah dari penuntun titik pengetikkan. Gunannya untuk   menyangkutkan/ memegang pita mesin tik.

4). Pengatur mesin

Terletak pada kerangka mesin tik bertanda warna kecil, hitam, putih, dan merah. Penempatan alat pemutar tersebut tepat pada :

a). hitam berarti yang kena pukulan pita belahan atas.

b). merah berarti yang kena pukulan pita belahan bawah

c). putih berarti pita tidak terkena pukulan

c.  Papan tuts

Tuts ini terletak pada papan tuts. Jumlah tuts ini banyak dan tersusun dalam 4 baris vertikal terdiri dari 26 huruf, tuts angka terdiri.  dari 1 s.d 9 dan angka 0 serta tuts tanda baca dan tanda-tanda lain.

1) Tuts Pengundur (Back Space Key)

Gunanya untuk mengundurkan gandaran spasi kekanan. Tuts ini terletak di sebelah kiri juga di kanan atas. Jika tuts pengundur ini kita tekan, maka gandaran akan mundur satu spasi.

2)Tuts Pembebas (Margin Release)

Letak tuts ini di sebelah kiri dengan bertanda titik empat ada juga yang memakai tanda panah berlawanan arah. Tuts ini terletak di kiri dan kanan atas. Bebasnya penekan segi ini hanya bersifat sementara.

3) Tuts Pengubah (Shift Key)

Gunanya untuk mengetik huruf besar dan juga untuk mengetik tanda baca lainnya, tuts ini ditekan dengan jari kelingking. Tuts pengubah ini terletak pada kanan dan kiri tuts bans pertama atau paling bawah kiri dan kanan.

4) Kunci Pengubah (Space Lock)

Gunanya untuk mengunci tuts pengubah, bila kita akan mengetik huruf besar lebih dari satu dan berurutan berikut juga dengan tanda lain dan bits atas.

5) Bilah Spasi (Space Bar)

Gunanya untuk menggunakan jarak antara kata dengan kata, huruf dengan huruf atau   tanda lain.

6) Tuts Tabulator (Tabulator Key)

Gunanya untuk menggeser gandaran pada titik-titik ukuran atau pasak-pasak tabulator    yang telah  ditetapkan.

7) Tuts Kunci Tabulator (Tabulator Stop Set Key)

Gunanya untuk menentukan atau memasang pasak tabulator yang terletak pada  bagian atas dari tuts angka. Biasanya bertanda positif (+)

8) Tuts Pembebas Tabulator ( Tabulator Stop Set Key)

Digunakan untuk membebaskan/menghapus pasak tabulator satu demi satu.   Biasanya bertanda negative (-).

9) Tuts Spasi Pengulang (Repeat Space Bar)

Gunanya untuk memajukan kereta atau gandaran dengan cepat kearah sebelah kiri  dengan ditekan oleh ibu jari tangan kanan ata kiri.

Angka-angka dan tanda-tanda

 

Pada tiap-tiap mesin tik terdapat angka-angka dan tanda-tanda, angka-angka terdapat di barisan tuts paling atas dan terdiri dari 2 sampai 9, sedangkan nol dan angka satu dapat dibuat dengan menekahn huruf  “o” besar dan hurur “L”

Adapun tanda-tanda yang terdapat pada mesin tik ada 2 (dua) macam. Pertama tanda baca dank e dua tanda kata. Tanda-tanda baca terdiri dari : titik (.), Koma (,) tanda Tanya (?) tanda seru (!) dsb, sedangkan tanda kata terdiri dari tanda aksen (“) tanda ringkas

a.   Papan tuts

 Pada mesin-mesin ketik yang modern kebanyakan mempunyai 4 baris tuts. Baris yang laing atas  untuk angka-angka dan tanda-tanda umum, sedangkan 3 baris di bawahnya untuk hruf-huruf, tanda-tanda baca dan tanda-tanda kata.

b.   Pita Mesin Tik

 Pita yang umum dipegunakan untuk mesin-mesin kantor ialah yang berwarna hitam dan berukuran 13 mm. Pita ini dapat dipakai pada setiap mesin tik model standar. Ada juga yang berukuran 11 mm. Untuk menjaga supaya pita mesin jangan lekas rusak, baiknya diatur demikian; misalnya 1 minggu dipakai yang bagian atas , 1 minggu berikutnya yang bagian bawah.

c.    Karbon

 Karbon ada yang berwarna hitam, biru dan merah, tapi yang banyak dipergunakan di kantor-kantaor adalah yang berwarna hitam. Jika kita mengetik suraaaaat yang membutuhkan tembusan, haruas memakai karbon. Kalau karbon yang dipakai itu terdiri dari satu warna (misalnya hitam semua), maka baiknya kertas yang akan diketik itu diberi nomor-nomor. Umpanya yang bernomor 1 untuk kepala jawatan, bagian 2 untk bagian adminstrasi, nomor 3 untuk bagian pembukuan, nomor 4 untuk arsip dan seterusnya, tetapi untuk membuar fakataur-faktur, order-order pesanan dan formulir-formulir lainnya yang biasanya diketik beberapa rangkap, baiknya faktur-faktur tsb diberi cetakan : original artinya lembaran asli, duplicaat ( lembar ke 2), threeplicaat (lembar ke tiga), quarplicaat (lemar ke empat) dst.

Yang perlu diperhatikan dengan pemakaian karbon-karbon , heandaknya dijaga betul supaya karbon-karbon yanga dipasang jangan sampai ada yang terbalik, sebaiknya sebelum mulai mengetik periksalah dulu, apakah pemasangan karbon tidak terbalik.

d.   Tabulator

 Gunanya atabulator ialah untuk memudahkan kepada kita bila akan mengtik daftar bilangan yang panjang-panjang, kita tentu mengtahui bahwa mengetik daftar angka-angka akan memakan banyak saktu dan seringkali terjadi kesalahan, tetapi dengan memakai tabulataor akan terhindarnya terjadinya kesalahan-kesalahan dan pekerjaan dapata dilakukan secara cepat. Tabulator ada 2 (dua) macam , yaitu :

  1. Tabulator secara satu-satu
  2. Tabulator secara decimal.

Mesin tik yang modern mempunyai tuts yang bertuliskan “TAB” yang aberarti

tabulator, Jika tuts ini kita tekan, kereta akan meluncur ke kiri, kalau kita menghendaki supaya kereta berhenti pada tempat tertentu, maka tuts yang bertuliskan “S” (set) pada saat itulah kereta akan berhenti, tuts yang bertuliskan S terkadang ditulis “Set” atau “Tab Set”  ( atau dengan tanda tambah (+) gunanya untuk menghentikan kereta yang sedang meluncur ke kiri. Ada lagi tuts yang bertuliskan “Teb-Rel atau “Tab Fre” atau “Tab Clear” (atau dengan tang negative (-) artinya untuk melepaskan tabulator.

Pada waktu ini oleh IBM (Internatioanl Business Machine Corporation) telash dibuat mesin tik yang sangat modern, mesin ini dilengkapi dengan alat pembaca elektronik dan dipergunakan khusus untuk pekerjaan tik yang banyak memakai tabulator.

Seperti kita ketahui, pada perusahaan-perusahaan besar seringkali dibuat beribu-ribu daftar angka-angka yang bekolom, untuk mengetik daftar-daftar bilangan atau statistic, para juru tik akan terus menerus menggunakan tabulator. Dengan adanya mesin tik model baru itu, para juru tik sekarang tiadak lagi memukul tabulatos. Formulir –formulir yang akan diketik cukup diberi garis-garis tegak lurus dengan tinta istimewa, yang mengalirkan gerakan ekektronis, sehingga mesin ketik dapat mengerjakan tabulator secra otomatis. Mesin tik model ini dapat dipakai untuk segala macam pekerjaan tik biasa, dan cara menggunakannya tidak begitu sukar.

e.    Sikap pada waktu mengetik

 Sikap yang baikpada waktu mengetik adalah :

  1. Duduklah dengan posisi punggung tegak, tetapi sebaiknya membungkuk sedikit, punggung menyandar pada sandaran kursi.
  2. Duduk tepat di depan mesin tik, jangan miring ke kiri atau ke kanan.
  3. Jari-jari tangan dibengkokan, diletakan di atas barisan huruf yang ke dua (barisan A-S-D-F dst)
  4. Telapak tangan jangan ditempelkan pada mesin tik
  5. Ibu jari diletakan tepat di atas papan spasi berdampingan
  6.  Kaki diletakan di atas lantai berdampingan, paha jangan dirapatkan, luruskan kaki ke bawah, dengan sikap yang sama dan sebaiknya agak menjorok ke muka.
  7. Tangan jangan aterlalu merapat ake badan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s